Andar Amin Harahap baru-baru ini mengumumkan susunan pengurus Golkar Sumatera Utara (Sumut) dengan total 186 orang dari 294 nama yang diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Pengumuman ini menandai langkah penting dalam penguatan struktur partai di wilayah tersebut, di mana nama-nama yang tidak terpilih akan diakomodasi dalam badan dan lembaga di bawah naungan Golkar.
Pengumuman Resmi Pengurus Golkar Sumut
Pada rapat pleno pertama yang diadakan di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan, Andar Amin Harahap memperkenalkan pengurus yang baru. Rapat tersebut berlangsung pada Selasa sore, 15 September 2026. Dalam kesempatan ini, Andar Amin menegaskan bahwa komposisi pengurus yang terpilih adalah hasil dari penilaian objektif terhadap kapabilitas masing-masing individu.
Siapa Saja yang Terpilih?
Struktur kepengurusan baru ini dipimpin oleh Andar Amin Harahap sebagai Ketua. Terdapat 53 orang yang menjabat sebagai Wakil Ketua, termasuk:
- Rolel Harahap, Wakil Ketua Bidang Organisasi
- Zulchairi Pahlawan, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan
- Erniyanti Sitorus, Ketua DPRD Sumut yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga
- Syaf Lubis, mantan Ketua DPD Golkar Kota Medan, menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Ormas
- Doli Sinomba Siregar, Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otda
Selain itu, terdapat juga Zainuddin Purba sebagai Wakil Ketua Bidang Politik dan Hasrul Benny Harahap sebagai Ketua Bidang Hukum. Irham Buana Nasution akan menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang HAM dan Advokasi Masyarakat.
Peran dan Tanggung Jawab Pengurus
Dalam susunan kepengurusan ini, peran vital juga dipegang oleh Abdul Rahman Dedek Ray sebagai Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan, serta Aswin Parinduri yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Penggalangan Teritorial. Edi Suranta Tarigan akan bertanggung jawab pada bidang kesehatan, sementara Muchrid Nasution menjadi Wakil Ketua Bidang Koperasi dan UKM.
Viktor Silaen akan menjabat sebagai Sekretaris didampingi oleh sejumlah Wakil Sekretaris, termasuk Asril yang bertanggung jawab dalam bidang organisasi dan Feriansyah Nasution di bidang hukum. Mula Rotua Siregar ditunjuk sebagai Bendahara, dan kepengurusan ini juga dilengkapi dengan pembentukan biro-biro yang relevan.
Penekanan pada Objektivitas
Andar Amin menekankan bahwa pemilihan 186 pengurus Golkar Sumut ini merupakan representasi kekuatan kader yang dimiliki oleh partai. Ia menegaskan pentingnya komposisi yang ada saat ini, yang dinilai objektif dan sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan partai. “Saya ingin menekankan bahwa susunan ini adalah hasil dari evaluasi yang mendalam terhadap kapabilitas masing-masing kader,” ujarnya.
Proses Penetapan dan Lamanya SK
Menyinggung mengenai lamanya proses penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan, Andar Amin berpendapat bahwa hal tersebut bukanlah masalah yang signifikan. Ia menjelaskan bahwa provinsi lain yang melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) lebih awal pun masih ada yang belum menerima SK hingga saat ini. “Ini hanya masalah waktu dan sistem,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada tarik-menarik jabatan dalam proses ini, termasuk untuk posisi sekretaris.
Agenda Rapat Pleno Pertama
Rapat pleno pertama yang dipimpin oleh Andar Amin Harahap ini tidak hanya menyajikan perkenalan pengurus, tetapi juga membahas agenda penting lainnya. Salah satunya adalah pembentukan panitia pelantikan, yang rencananya akan dilaksanakan bersamaan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
Setelah kegiatan pleno, agenda selanjutnya akan mencakup pembentukan badan dan lembaga, evaluasi terhadap kepengurusan pelaksana tugas, serta konsolidasi partai yang akan dilakukan hingga tingkat kabupaten dan kota. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap kader dapat berkontribusi maksimal sesuai dengan perannya masing-masing.
Masa Depan Golkar Sumut
Dengan pengurus baru yang telah dilantik, Golkar Sumut diharapkan dapat lebih kuat dalam menghadapi tantangan politik di masa depan. Andar Amin percaya bahwa dengan kekuatan kader yang ada, Golkar dapat berperan aktif dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sumatera Utara.
Peran aktif pengurus dalam melakukan konsolidasi dan evaluasi akan menjadi kunci keberhasilan partai dalam mencapai tujuan dan visi yang telah ditetapkan. Dengan adanya struktur yang jelas dan pemimpin yang kompeten, Golkar Sumut diyakini mampu mengambil langkah strategis untuk meraih keberhasilan dalam setiap agenda politik yang dihadapi.
Andar Amin berharap, dengan komposisi kepengurusan yang baru ini, Golkar Sumut dapat menjawab ekspektasi masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Keterlibatan setiap pengurus dalam merumuskan kebijakan dan program kerja akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai.
Melihat potensi yang ada, Golkar Sumut optimis akan mampu melakukan berbagai inovasi dan terobosan baru yang dapat mendukung kemajuan partai dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, harapan untuk membangun Golkar yang lebih solid dan berdaya saing di kancah politik nasional semakin terbuka lebar.
