PORDI Anambas, yang merupakan singkatan dari Persatuan Olahraga Domino Indonesia, tengah mempersiapkan kepengurusan baru untuk periode 2026 hingga 2030. Dalam langkah awal ini, Faisal Rangkuti kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin organisasi ini, sebuah keputusan yang menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap pengembangan olahraga domino di daerah tersebut.
Pertemuan Awal Pengurus PORDI Anambas
Pembentukan kepengurusan baru ini dibahas dalam sebuah pertemuan pengurus yang berlangsung di salah satu kafe di Anambas pada Rabu malam, 2 September 2026. Acara ini bukan hanya sekadar ajang untuk merumuskan kepengurusan, tetapi juga sebagai momen evaluasi terhadap kinerja pengurus pada periode sebelumnya.
Dalam pertemuan ini, pentingnya evaluasi diungkapkan, mengingat kepengurusan yang terdahulu dinilai memiliki struktur yang terlalu besar, namun belum dapat berfungsi secara optimal. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kesibukan masing-masing pengurus, yang mengakibatkan aktivitas organisasi tidak berjalan dengan efektif.
Mandat dari PORDI Provinsi Kepulauan Riau
Pembentukan kepengurusan baru ini dilakukan atas mandat dari PORDI Provinsi Kepulauan Riau. Tiga nama yang dipercaya untuk merancang struktur organisasi adalah Mustamin (Aco), Faisal Rangkuti, dan Ayoi. Tugas ini penting untuk memastikan bahwa organisasi dapat beroperasi dengan lebih efisien dan efektif.
Evaluasi dan Perubahan Struktur Organisasi
Saat melakukan evaluasi, pengurus menyadari bahwa meskipun kepengurusan sebelumnya memiliki banyak anggota, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kepengurusan baru periode 2026–2030 dirancang agar lebih ramping, dengan pembagian tugas yang jelas dan terfokus.
Dalam struktur inti yang telah dibahas, Faisal Rangkuti kembali terpilih sebagai ketua, diikuti oleh Aco sebagai bendahara dan Ayoi sebagai sekretaris. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dorongan baru bagi organisasi untuk lebih aktif dan produktif.
- Faisal Rangkuti sebagai Ketua
- Aco sebagai Bendahara
- Ayoi sebagai Sekretaris
Membentuk Komunitas yang Solid
“Kami berusaha untuk membuat struktur ini seramping mungkin, tetapi tetap kaya fungsi. Lebih baik kecil namun aktif daripada besar tetapi tidak bergerak,” ungkap salah satu pengurus dalam pertemuan tersebut. Hal ini menunjukkan kesadaran untuk menciptakan organisasi yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.
Salah satu isu yang diangkat adalah bahwa rapat-rapat organisasi sebelumnya sering kali hanya dihadiri oleh orang-orang yang sama. Hal ini menjadi salah satu faktor evaluasi dalam penyusunan struktur kepengurusan yang baru, agar lebih inklusif dan melibatkan lebih banyak anggota.
Melibatkan Unsur Pembina dan Penasihat
Selain pengurus inti, PORDI Anambas juga akan melibatkan unsur pembina dan penasihat. Nama-nama yang akan mengisi posisi ini akan dikonfirmasi kembali berdasarkan kesediaan dan kemampuan masing-masing individu. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kepengurusan dengan dukungan dari orang-orang yang berpengalaman.
Menjadikan Lokasi Pertemuan Sebagai Base Camp
Di dalam pertemuan tersebut, pengurus juga membahas rencana menjadikan lokasi pertemuan sebagai salah satu tempat berkumpul atau base camp bagi PORDI Anambas. Komunikasi dengan pemilik tempat telah dilakukan untuk memastikan keberlangsungan kegiatan organisasi di lokasi tersebut.
Setelah struktur kepengurusan baru memperoleh persetujuan, PORDI Anambas akan segera menggelar rapat kerja untuk merancang program-program yang akan dilaksanakan selama masa bakti 2026–2030. Rapat kerja ini akan menjadi ajang diskusi untuk menentukan langkah-langkah strategis dalam menjalankan organisasi.
Agenda yang Siap Dilaksanakan
Beberapa agenda yang mulai disiapkan mencakup:
- Pelantikan pengurus baru
- Kegiatan ekshibisi olahraga domino
- Program pelatihan untuk anggota
- Kompetisi lokal dan regional
- Kolaborasi dengan komunitas lain
“Kami akan mengadakan rapat kerja untuk membahas berbagai program, termasuk pelantikan dan acara ekshibisi. Di sinilah kami akan bersinergi dan bergotong royong,” tambah salah satu pengurus, menegaskan pentingnya kerja sama dalam mencapai tujuan organisasi.
PORDI Anambas Sebagai Wadah Pembinaan
Pengurus PORDI Anambas menegaskan bahwa organisasi ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan bermain domino. Olahraga ini telah berkembang pesat menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di berbagai ajang, termasuk di tingkat nasional. Hal ini menunjukkan bahwa domino bukan sekadar permainan, tetapi juga memiliki potensi sebagai olahraga yang serius.
Dengan demikian, keberadaan PORDI Anambas diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi masyarakat dan atlet domino di daerah. Selain itu, organisasi ini juga berkomitmen untuk membuka peluang bagi atlet lokal agar dapat berpartisipasi dalam kompetisi di tingkat provinsi maupun nasional.
Potensi Atlet Domino di Anambas
Potensi tersebut dapat dilihat dari banyaknya pemain yang aktif berkumpul dan bermain domino di wilayah ini. “Setiap individu yang ada di sini adalah aset berharga. Mereka adalah atlet, meskipun pola permainannya berbeda,” ucap pengurus, menunjukkan keyakinan akan kemampuan para pemain lokal.
Ke depan, PORDI Anambas menargetkan untuk membentuk kepengurusan yang lebih solid, aktif, dan mampu menjalankan program-program secara kolaboratif. Setiap pengurus diharapkan memiliki komitmen dan kesanggupan untuk berkontribusi dalam perkembangan organisasi.
Mengharumkan Nama Kabupaten Kepulauan Anambas
Dengan kepengurusan yang baru ini, PORDI Anambas diharapkan dapat semakin aktif dalam menjalankan kegiatan organisasi. Selain itu, organisasi ini juga diharapkan mampu membina dan melahirkan atlet domino yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Anambas di tingkat provinsi hingga nasional.
Pengurus percaya bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, PORDI Anambas dapat mencapai tujuan-tujuan besar tersebut. Setiap langkah yang diambil dalam kepengurusan baru ini adalah bagian dari upaya untuk membawa olahraga domino ke tingkat yang lebih tinggi dan menjadikannya kebanggaan masyarakat setempat.
