Sampoerna Academy Menyelenggarakan Kompetisi Inter-Sekolah STEAM 2026 dengan 123 Karya Inovasi Siswa dari Beragam Daerah

Sebagai bagian dari STEAM Expo 2026, Sampoerna Academy telah menggandeng Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dalam sebuah kolaborasi strategis. Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang dapat menghubungkan dunia pendidikan dengan komunitas ilmuwan dan peneliti di tanah air.
Kompetisi Inter-Sekolah STEAM 2026
Kompetisi Inter-Sekolah STEAM 2026 diadakan sebagai platform bagi para peserta untuk menciptakan solusi kreatif terhadap tantangan yang ada di dunia nyata. Peserta diajak untuk mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam proses pembelajaran yang holistik.
STEAM memiliki pendekatan yang unik, di mana para peserta tidak hanya dinilai berdasarkan hasil akhir, tetapi juga proses berpikir mereka. Hal ini mencakup pengasahan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, dan juga kolaborasi. Kemampuan-kemampuan ini dianggap penting untuk bersaing dan berkontribusi dalam era global yang dinamis.
Pendapat Principal of Sampoerna Academy L’Avenue
Piero Botha, Principal of Sampoerna Academy L’Avenue, menyatakan bahwa kompetisi ini memberikan ruang bagi para siswa untuk berkembang bukan hanya sebagai pembelajar, tetapi juga sebagai pencipta solusi. “Melalui STEAM Inter-School Competition 2026, kami ingin mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi pembelajar, tetapi juga pencipta solusi. Tema Inventing Tomorrow mencerminkan komitmen kami untuk menumbuhkan generasi yang berani bereksperimen, berpikir kritis, dan menghadirkan inovasi yang relevan bagi masa depan Indonesia,” ujarnya.
Peran ALMI dalam Kompetisi
Botha juga menambahkan bahwa keterlibatan ALMI sebagai mitra strategis dan dewan juri semakin meningkatkan standar penyelenggaraan kompetisi. Ini juga memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan siswa relevan dengan tantangan masa depan.
Menurutnya, kolaborasi ini memberikan perspektif ilmiah yang otentik bagi para siswa melalui pendekatan berbasis penelitian dari para ilmuwan muda Indonesia.
Perwakilan ALMI
Prasanti Widyasih Sarli, perwakilan dari ALMI, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung berbagai inisiatif yang mengembangkan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dalam bidang sains dan inovasi. “Kami melihat STEAM Expo sebagai inisiatif strategis dalam membangun ekosistem sains sejak dini. Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang yang mampu menghadirkan sains dan teknologi secara menarik, kontekstual, dan relevan bagi generasi muda,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas institusi seperti ini menjadi kunci penting agar talenta sains dapat berkembang dalam lingkungan yang suportif dan berkelanjutan.
Penerimaan Karya dan Seleksi Finalis
Dalam Kompetisi Inter-Sekolah STEAM 2026, panitia menerima 123 karya inovasi dari berbagai sekolah di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, 31 finalis terbaik berhasil lolos ke tahap final.
Finalis tersebut dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu Primary School (Grade 5-6), Middle School (Grade 7-9), dan High School (Grade 10-12).
Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, Pekanbaru, Sidoarjo, Malang, dan Palembang.
Pemenang dan Hadiah
Tiga pemenang terbaik dari setiap kategori akan mendapatkan medali, sertifikat, serta hadiah uang tunai jutaan rupiah. Ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kreativitas, dan solusi inovatif yang mereka hadirkan.