slot depo 10k slot depo 10k

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu part4

5 cara turun kan wild mahjong ways banjir runtuhan tanpa putus part4

Strategi mahjong ways agar selalu gacor saat jam ramai menurut mbg

Cara jebol maxwin gates of olympus dengan pola terbaru dari pendemo mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus jade treasure adventure dengan sensasi baru

Mahjong Ways tawarkan bagi-bagi bonus dragon pearl prosperity dengan sensasi premium

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus fortress dengan hadiah spesial

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus glory path dengan bonus menarik

Pragmatic Play berikan bagi-bagi bonus dragon crown fortune dengan peluang menarik

Mahjong Ways berikan bagi-bagi bonus dragon wealth festival dengan hadiah premium

Slot online kekinian hadirkan bonus burst event dengan algoritma cerdas

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus festival harta berkilau dengan sensasi modern

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus majesty dengan nilai fantastis

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus dragon power dengan kejutan maksimal

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling akurat

PGSoft hadirkan bagi-bagi bonus star wealth celebration dengan hadiah beruntun

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

Uncategorized

Optimasi Pembelajaran di SDN Bunisari: Menanti Perbaikan Atap yang Rapuh

Bayangkan sekolah dasar di mana suara derasnya hujan yang menampar atap bukanlah latar belakang yang menenangkan, tetapi sebaliknya, sumber kecemasan yang konstan. Inilah kenyataan yang dihadapi oleh siswa dan staf di SDN Bunisari, sebuah sekolah di Desa Luyubakti, Kecamatan Puspahiyang, Kabupaten Tasikmalaya. Saat hujan turun, air merembes masuk melalui lubang-lubang di atap dan plafon, mengganggu proses belajar dan menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan anak-anak. Dalam upaya untuk optimasi pembelajaran di SDN Bunisari, perbaikan mendesak diperlukan.

Kondisi Sekolah yang Memprihatinkan

SDN Bunisari, yang telah berdiri selama lebih dari dua dekade, kini berjuang dengan berbagai kerusakan struktural. Genteng dan asbes runtuh, plafon berlubang, dan beberapa dinding dan kusen jendela sudah rusak. Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga menimbulkan kecemasan yang serius tentang keselamatan siswa. Kepala SDN Bunisari, Suparjo, mengakui bahwa kondisi ini sangat mengkhawatirkan, terutama saat hujan turun deras.

“Ketika hujan, saya merasa sangat khawatir. Air merembes ke dalam kelas melalui lubang-lubang di dinding, kusen, dan plafon. Anak-anak benar-benar menderita,” ujar Suparjo.

Ruang Kelas yang Tidak Layak

Menurut Suparjo, ada tiga ruang kelas dan satu ruang kepala sekolah yang kondisinya sudah tidak layak pakai. Ketika hujan deras, kekhawatiran akan keselamatan anak-anak menjadi semakin nyata. “Kami takut ada sesuatu yang berbahaya terjadi pada anak-anak,” ungkapnya.

Laporan dan Tindak Lanjut yang Ditunda

Selama bertahun-tahun, pihak sekolah telah mencoba menarik perhatian pihak terkait tentang kondisi bangunan. Sekitar empat tahun yang lalu, tim dari instansi yang bertanggung jawab atas pembangunan datang untuk mendata kondisi sekolah. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut.

Harapan untuk Dukungan Teknologi

Di samping perbaikan bangunan, sekolah juga membutuhkan dukungan dalam hal teknologi. Suparjo menuturkan bahwa sekolah yang dipimpinnya baru saja menerima satu unit laptop. Namun, perangkat teknologi lain seperti Chromebook yang telah diterima oleh beberapa sekolah lain, hingga saat ini belum pernah diterima oleh SDN Bunisari.

Permohonan Bantuan

Suparjo berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, dapat meninjau langsung kondisi sekolah dan mempertimbangkan untuk memberikan bantuan rehabilitasi bangunan. Dengan demikian, proses belajar mengajar dapat berlangsung dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

“Kami berharap pemerintah dapat datang dan melihat langsung kondisi sekolah kami, dan mempertimbangkan untuk memberikan bantuan rehabilitasi ruang kelas dan ruang kepala sekolah,” pungkasnya.

Back to top button