11 Putra-Putri Muba Menerima Beasiswa Penuh Non APBD Vokasi Sawit AKPY-STIPER 2026

Pendidikan yang berkualitas adalah salah satu kunci untuk menciptakan generasi muda yang berdaya saing tinggi. Dalam upaya memperkuat sektor perkebunan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) telah mengambil langkah signifikan dengan memberikan beasiswa penuh untuk pendidikan vokasi di bidang kelapa sawit. Sebanyak 11 putra-putri terbaik dari Muba, bersama 76 generasi muda lainnya dari Sumatera Selatan, resmi berangkat ke Yogyakarta untuk menjalani pendidikan vokasi Ahli Sawit melalui program Beasiswa Penuh SDMP-BPDP (Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) Tahun 2026.
Kolaborasi untuk Kualitas Pendidikan
Keberhasilan dalam memberikan beasiswa ini merupakan hasil dari kolaborasi yang erat antara Disnakertrans Muba dan Yayasan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY-STIPER). Kerja sama ini menunjukkan komitmen kedua institusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perkebunan kelapa sawit.
Pada awal April 2026, sosialisasi mengenai program pendidikan vokasi kelapa sawit telah dilaksanakan dengan sukses. Direktur AKPY-STIPER, Dr. H. Sri Gunawan, S.P., M.P., IPU, mengungkapkan bahwa tim sosialisasi diturunkan langsung ke Muba atas permintaan Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga. Tim tersebut dipimpin oleh Arief Panca Putra, STP., M.Si, salah satu dosen dari akademi tersebut.
Ruang Lingkup Sosialisasi
Tim sosialisasi menjangkau area barat di Kecamatan Lawang Wetan serta area timur di Kecamatan Sungai Lilin. Hal ini dilakukan untuk memastikan informasi mengenai program beasiswa ini sampai ke seluruh penjuru Muba.
- Lokasi sosialisasi mencakup Kecamatan Lawang Wetan dan Sungai Lilin.
- Tim sosialisasi dipimpin oleh dosen dari AKPY-STIPER.
- Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda.
- 11 dari 76 peserta terpilih berasal dari Muba.
- Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor perkebunan.
Apresiasi dari Pihak Berwenang
Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha Tohet, mengekspresikan dukungannya terhadap kolaborasi antara Disnakertrans Muba dan Yayasan AKPY-STIPER. Beliau memberikan sambutan hangat kepada 11 generasi muda yang terpilih dan berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Disnakertrans Muba dan Yayasan AKPY-STIPER. Selamat kepada 11 generasi muda Muba, semoga pendidikan yang mereka terima dapat mengasah kemampuan dan keahlian mereka dalam industri perkebunan. Kembalilah ke Muba dan berkontribusilah dalam membangun daerah kita,” ungkap Bupati Muba dengan penuh harapan.
Pencapaian dan Harapan
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, juga menanggapi pencapaian ini dengan rasa bangga. Ia menyatakan bahwa anak-anak muda dari Muba telah berhasil menembus persaingan ketat di tingkat Provinsi Sumatera Selatan untuk mendapatkan beasiswa penuh ini.
“Dari 76 peserta yang berhasil lolos seleksi untuk program beasiswa penuh SDMP-BPDP tahun 2026, 11 di antaranya adalah putra-putri berbakat dari Musi Banyuasin. Ini adalah sebuah pencapaian yang sangat membanggakan,” jelas Herryandi Sinulingga.
Program Beasiswa Non-APBD
Melalui program beasiswa non-APBD ini, para peserta yang terpilih akan menerima pelatihan dan pendidikan di AKPY-STIPER Yogyakarta. Tujuannya adalah untuk membekali mereka dengan keahlian khusus yang siap diterapkan di sektor industri kelapa sawit.
- Peserta akan mendapatkan pelatihan di bidang keahlian sawit.
- Program ini bertujuan untuk mencetak tenaga kerja yang terampil dan profesional.
- Pendidikan akan berlangsung di AKPY-STIPER Yogyakarta.
- Peserta diharapkan siap terjun ke dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
- Program ini merupakan langkah strategis dalam memajukan industri kelapa sawit di Muba.
Informasi Keberangkatan
Keberangkatan para peserta dijadwalkan pada hari Jumat, pukul 13.30 WIB, menuju kampus AKPY-STIPER di Yogyakarta. Harapannya, peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian perkuliahan dengan baik dan menjaga nama baik daerah.
Dengan adanya program beasiswa penuh ini, diharapkan para peserta dapat membawa kemajuan serta inovasi nyata bagi sektor ketenagakerjaan dan perkebunan lokal. Misi ini sejalan dengan cita-cita untuk menjadikan Musi Banyuasin sebagai daerah yang maju dan lebih cepat dalam pembangunan.


